Pendekatan kearah pencapaian kualitas akan berhasil melalui kegitaatan penelitian tindakan kelas (PTK) atau classroom action research (CAR). Dalam hal guru diharapkan senantiasa berusaha untuk mengintegrasikan ilmu ke dalam praktek, baik ilmu tentang bahan yang diajarkan, maupun ilmu tentang bagaimana mengajar, dan bagaimana bergaul dengan peserta didik. Dengan demikian, dia akan menjadi guru peneliti yang reflektif (reflective teacher - researcher

Sistematika Proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebagai berikut :

1. JUDUL

Judul PTK hendaknya dinyatakan dengan akurat dan padat permasalahan serta bentuk tindakan yang dilakukan peneliti sebagai upaya pemecahan masalah. Formulasi judul hendaknya singkat, jelas, dan sederhana namun secara tersirat telah menampilkan sosok PTK bukan sosok penelitian formal.

2. LATAR BELAKANG MASALAH

Dalam latar belakang permasalahan ini hendaknya diuraikan urgensi penanganan permasalahan yang diajukan itu melalui PTK. Untuk itu, harus ditunjukkkan fakta - fakta yang mendukung, baik yang berasal dari pengamatan guru selama ini maupun dari kajian pustaka. Dukungan berupa hasil penelitian -penelitian terdahulu, apabila ada juga akan lebih mengokohkan argumentasi mengenai urgensi serta signifikansi permasalahan yang akan ditangani melalui PTK yang diusulkan itu. Karakteristik khas PTK yang berbeda dari penelitian formal hendaknya tercermin dalam uraian di bagian ini.

3. PERMASALAHAN

Permasalahan yang diusulkan untuk ditangani melalui PTK itu dijabarkan secara lebih rinci dalam bagian ini. Masalah hendaknya benar - benar di angkat dari masalah keseharian di sekolah yang memang layak dan perlu diselesaikan melalui PTK. Sebaliknya permasalahan yang dimaksud seyogyanya bukan permasalahan yang secara teknis metodologik di luar jangkauan PTK. Uraian permasalahan yang ada hendaknya didahului oleh identifikasi masalah, yang dilanjutkan dengan analisis masalah serta diikuti dengan refleksi awal sehingga gambaran permasalahan yang perlu di tangani itu nampak menjadi perumusan masalah tersebut. Dalam bagian ini dikunci dengan perumusan masalah tersebut. Dalam bagian inipun, sosok PTK harus secara konsisten tertampilkan.

4. CARA PEMECAHAN MASALAH

Dalam bagian ini dikemukakan cara yang diajukan untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Alternatif pemecahan yang diajukan hendaknya mempunyai landasan konseptual yang mantap yang bertolak dari hasil analisis masalah. Disamping itu, juga harus terbayangkan kemungkinan kemanfaatan hasil pemecahan masalah dalam rangka pembenahan dan/atau peningkatan implementasi program pembelajaran dan/atau berbagai program sekolah lainnya.Juga harus dicermati artikulasi kemanfaatan PTK berbeda dari kemanfaatan penelitian formal.

5. TUJUAN PENELITIAN DAN MANFAAT PENELITIAN

Tujuan PTK hendaknya dirumuskan secara jelas.paparkan sasaran antara dan akhir tindakan perbaikan.perumusan tujuan harus konsisten dengan hakekat permasalahan yang dikemukakan dalam bagian - bagian sebelumnya. Dengan sendirinya,artikulasi tujuan PTK berbeda dari tujuan formal. Sebagai contoh dapat dikemukakan PTK di bidang IPA yang bertujuan meningkatkan prestasi siswa dalam mata pelajaran IPA melalaui penerapan strategi PBM yang baru, pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar mengajar dan sebagainya. Pengujian dan/atau pengembangan strategi PBM baru bukan merupakan rumusan tujuan PTK. Selanjutnya ketercapaian tujuan hendaknya dapat diverfikasi secara obyektif.Syukur apabila juga dapat dikuantifikasikan. Disamping tujuan PTK, juga perlu diuraikan kemungkinan kemanfaatan penelitian. Dalam hubungan ini, perlu dipaparkan secara spesifik keuntungan - keuntungan yang dijanjikan, khususnya bagi siswa sebagai pewaris langsung (direct beneficiaries) hasil PTK, di samping bagi guru pelaksana PTK, bagi rekan - rekan guru lainnya serta bagi para dosen LPTK sebagai pendidik guru. Berbeda dari konteks penelitian formal, kemanfaatan bagi pengembangan ilmu. Teknologi dan seni tidak merupakan prioritas dalam konteks PTK, meskipun kemungkinan kehadirannya tidak ditolak.

6. KERANGKA TEORETIK DAN HIPOTESIS TINDAKAN

Pada bagian ini diuraikan landasan substantive dalam arti teoritik dan/atau metodologik yang dipergunakan peneliti dalam menentukan alternative, yang akan diimplementasikan. Untuk keperluan itu, dalam bagian ini diuraikan kajian baik pengalaman peneliti pelakju PTK sendiri nyang relevan maupun pelaku - pelaku PTK lain disamping terhadap teori - teori yang lazim termuat dalam berbagai kepustakaan. Argumentasi logic dan teoretik diperlukan guna menyusun kerangka konseptual. Aras kerangka konseptual yang disusun itu, hipotesis tindakan dirumuskan.

7. RENCANA PENELITIAN

Setting penelitian dan karakteristik subjek penelitian

Pada bagian ini disebutkan di mana penelitian tersebut dilakukan, di kelas berapa dan bagaimana karakteristik dari kelas tersebut seperti komposisi siswa pria dan wanita. Latar belakang sosial ekonomi yang mungkin relevan dengan permasalahan,tingkat kemampuan dan lain sebagainya. Aspek substantive permasalahan seperti Matematika kelas II SMPLB atau bahasa inggris kelas III SMLB, juga dikemukakan pada bagian ini.

Variabel yang diselidiki

Pada bagian ini ditentukan variabel - variabel penelitian yang dijadikan titik - titik incar untuk menjawab permasalahan yang dihadapi. Variabel tersebut dapat berupa (1) variabel input yang terkait dengan siswa, guru, bahan pelajaran, sumber belajar, prosedur evaluasi, lingkungan belajar, dan lain sebagainya; (2) variabel proses pelanggaran KBM seperti interaksi belajar-mengajar, keterampilan bertanya, guru, gaya mengajar guru, cara belajar siswa, implementasi berbagai metode mengajar di kelas, dan sebagainya, dan (3) varaibel output seperti rasa keingintahuan siswa, kemampuan siswa mengaplikasikan pengetahuan, motivasi siswa, hasil belajar siswa, sikap terhadap pengalaman belajar yang telah digelar melalui tindakan perbaikan dan sebagainya.

Rencana Tindakan

Pada bagian ini digambarkan rencana tindakan untuk meningkatkan pembelajaran, seperti : 1) Perencanaan, yaitu persiapan yang dilakukan sehubungan dengan PTK yang diprakarsai seperti penetapan entry behavior. Pelancaran tes diagnostic untuk menspesifikasi masalah. Pembuatan scenario pembelajaran, pengadaan alat - alat dalam rangka implementasi PTK, dan lain - lin yang terkait bdengan pelaksanaan tindakan perbaikan yang telah ditetapkan sebelumnya. Disamping itu juga diuraikan yang telah ditetapkan sebelumnya. Disamping itu juga diuraikan alternative - alternative solusi yang akan dicobakan dalam rangka perbaikan masalah. Format kemitraan antara guru dengan dosen LPTK juga dikemukakan pada bagian ini. 2) Implementasi Tindakan yaitu deskripsi tindakan yang akan di gelar. Scenario kerja tindakan perbaikan dan prosedur tindakan yang akan diterapkan. 3) Observasi dan Interpretasi yaitu uraian tentang prosedur perekaman dan penafsiran data mengenai proses dan produk dari implementasi tindakan perbaikan yang dirancang. 4) Analisis dan Refleksi yaitu uraian tentang prosedur analisis terhadap hasil pemantauan dan refleksi berkenaan dengan proses dan dampak tindakan perbaikan yang akan digelar, personel yang akan dilibatkan serta kriteria dan rencana bagi tindakan daur berikutnya.

Data dan cara pengumpulannya

Pada bagian ini ditunjukkan dengan jelas jenis data yang akan dikumpulkan yang berkenaan dengan baik proses maupun dampak tindakan perbaikan yang di gelar, yang akan digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan atau kekurangberhasilan tindakan perbaikan pembelajaran yang dicobakan. Format data dapat bersifat kualitatif, kuantitatif, atau kombinasi keduanya. Di samping itu teknik pengumpilan data yang diperlukan juga harus diuraikan dengan jelas seperti melalui pengamatan partisipatif, pembuatan juranal harian, observasi aktivitas di kelas (termasuk berbagai kemungkinan format dan alat bantu rekam yang akan digunakan)penggambaran interaksi dalam kelas (analisis sosiometrik), pengukuran hasil belajar dengan berbagai prosedur asesmen dan sebagainya.selanjutnya dalam prosedur pengumpulan data PTK ini tidak boleh dilupakan bahwa sebagai pelaku PTK, Para guru juga harus aktif sebagai pengumoul data, bukan semata - mata sebagai sumber data. Akhirnya semu teknologi pengumpulan data yang digunakan harus mendapat penilaian kelaikan yang cermat dalam konteks PTK yang khas itu. Sebab meskipun mungkin saja memang menjanjikan mutu rekaman yang jauh lebih baik. Penggunaan teknologi perekaman data yang canggih dapat saja terganjal keras pada tahap tayang ulang dalam rangka analisis dan interpretasi data.

Indikator kinerja

Pada bagaian ini tolak ukur keberhasilan tindakan perbaikan ditetapkan secara eksplisit sehingga memudahkan verifikasinya untuk tindak perbaikan melalui PTK yang bertujuan mengurangi kesalahan konsep siswa misalnya perlu ditetapkan kriteria keberhasilan dalam bentuk pengurangan (njumlah jenis dan atau tingkat kegawatan)miskonsepsi yang tertampilkan yang patut diduga sebagai dampak dari implementasi tindakan perbaikan yang dimaksud.

Tim peneliti dan tugasnya

Pada bagian ini hendaknya dicantumakan nama - nama anggota tim peneliti dan uraian tugas peran setiap anggota tim peneliti serta jam kerja yang dialokasikan setiap minggu untuk kegiatan penelitian..

8. JADWAL PENELITIAN

Jadwal kegiatan penelitian disusun dalam matriks yang menggambarkan urutan kegiatan dari awal sampai akhir.

Selengkapnya...

ANDA BUTUH PENGERTIAN-PENGERTIAN DALAM BLOGGER? INI MUNGKIN BISA MENJADI JAWABANNYAtil
A-List
Sebuah daftar blogger-blogger yang memiliki blog dengan traffic relatif tinggi dan banyak dikenal di dunia blogging. Biasanya merujuk pada daftar 100 Technorati Blog.

Adsense
Jaringan periklanan online yang paling terkenal di internet. Adsense dimiliki oleh Google dan memberikan kesempatan kepada para blogger untuk melakukan monetisasi blognya dengan menampilkan iklan kontekstual di blog mereka. Setiap kali seseorang mengklik teks iklan Google Adsense, maka si pemilik blog akan mendapatkan sejumlah komisi.

Adwords
Kebalikan dari Adsense. Adwords memungkinkan perusahaan atau individu untuk memasang iklan dan mempromosikan produk, jasa atau situs mereka berdasarkan perhitungan cost per click (CPC). Seorang pemasang iklan harus menentukan kata kunci yang hendak dibidiknya dan berapa harga yang bisa ia berikan untuk setiap kliknya. Iklan Adwords bisa muncul di halaman hasil pencarian Google maupun di unit iklan Adsense di situs atau blog yang mengikuti program Adsense.

Affiliate Marketing
Disebut juga affiliasi, adalah sebuah cara yang sangat populer untuk mendapatkan uang dari internet dimana seorang pemilik program affiliasi memberi kesempatan orang lain untuk memasarkan produk atau jasanya dengan imbalan sejumlah komisi. Komisi bisa bersifat tetap atau berubah-ubah, dan bisa berdasarkan klik, leads atau penjualan yang terjadi.
Akismet
Plugin filter spam untuk blog berplatform WordPress yang sangat populer. Dibuat oleh perusahaan yang sama dengan yang membuat kode WordPress, Automattic.

Alexa
Sebuah perusahaan online (milik Amazon.com) yang memantau traffic semua situs yang ada di internet. Sistem ranking yang digunakan didasarkan pada data statistik dari toolbar browser pengguna internet. Belakangan mereka mengubah algoritme ranking ini untuk menghilangkan bias toolbar yang banyak menguntungkan situs-situs bertopik teknologi. Semakin rendah ranking Alexa, maka semakin tinggi trafficnya. Walaupun demikian terdapat sejumlah kontroversi mengenai akurasi ranking Alexa ini.
Anchor Text

Teks yang digunakan di dalam back link. Kebanyakan pakar optimasi mesin pencari (SEO) sepakat bahwa anchor text merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi posisi ranking sebuah situs atau blog di hasil pencarian search engine.

Atom
Sebuah format sindikasi feed yang dikembangkan sebagai alternatif RSS. Atom memungkinkan seseorang mendapatkan updates artikel dari sebuah situs atau blog manakala ada posting baru.

Automattic
Perusahaan yang didirikan oleh Matt Mullenweg dan bertanggungjawab terhadap pengembangan WordPress.org (software blog) dan WordPress (hosting) selain proyek-proyek lainnya.

Backlink
Hiperlink yang tampil di blog atau situs lain dan menaut pada halaman utama atau halaman lain dalam suatu blog atau situs. Backlink penting karena Google dan mesin pencari yang lain mempergunakan jumlah dan kualitas backlink sebagai ukuran tingkat kepercayaan sebuah blog atau situs.

Blackhat
Gabungan teknik SEO dan online marketing yang seringkali tidak etis dan bahkan kadang ilegal dengan tujuan tertentu. Menyembunyikan teks dibalik gambar atau mempergunakan halaman doorway dengan re-direct adalah contoh teknik-teknik blackhat.

Blog
Suatu jenis situs dimana sang pemiliknya mempublikasikan pikiran, ide atau pengetahuan mengenai topik tertentu. Biasanya isinya berupa artikel, yang disebut post, dan disusun berdasarkan urutan kronologis. Awalnya blog muncul sebagai diary online, namun saat ini blog mencakup berbagai macam ceruk topik, dan bersaing ketat dengan media massa kebanyakan.

Blog Carnival
Sebuah event ketika para blogger berkumpul untuk untuk membuat sebuah koleksi artikel mengenai sebuah topic tertentu. Biasanya blog carnival hanya terdiri dari satu blog dengan sejumlah blog yang berpartisipasi mengirimkan artikelnya.

Blogger
Seseorang yang memiliki blog. Blogger juga merupakan nama komersil platform dan hosting blog gratis milik Google (yang lebih dikenal dengan nama ekstensi Blogspot).

Blogging
Aktivitas menulis sesuatu di dalam blog. Bisa juga berarti aktivitas yang lebih luas yang dilakukan oleh seorang blogger (misalnya berinteraksi dengan pembaca, mempersiapkan materi konten, dan lain-lain).

Bloglines
Salah satu RSS Feed Reader yang paling populer. Bloglines merupakan aplikasi berbasis web yang memungkinkan penggunanya untuk berlangganan dan mengelola RSS Feed.

Blogosphere
Istilah yang dipergunakan untuk menjelaskan dunia yang diciptakan oleh jaringan blog.

Blogroll
Fitur blog yang sangat populer yang memungkinkan pemilik blog menampilkan daftar blog-blog lain yang direkomendasikannya. Fitur ini biasanya ditampilkan di bagian sidebar. Namun saat ini semakin sedikit blog yang menampilkan blogroll.

Comments
Hampir semua platform blog memungkinkan pembacanya untuk memberikan komentar dan meninggalkan feedback di setiap halaman posting artikel sebuah blog. Fitur inilah yang membuat blog menjadi sebuah media percakapan langsung dan telah menjadi salah satu faktor kesuksesan blog di dunia internet.

Comment spam
Komentar yang ditulis semata-mata untuk mendapatkan backlink dan diharapkan akan memberikan aliran traffic pengunjung ke blog pihak yang menuliskan komentar spam tersebut.

Compete
Perusahaan analis web, seperti halnya Alexa, yang memantau dan memperkirakan jumlah traffic situs atau blog.

CPC (cost-per-click)
Merepresentasikan suatu bentuk online advertising dimana si pengiklan (advertiser) memberikan sejumlah uang kepada setiap pengunjung yang meng-klik iklannya dan mengunjungi situs atau halaman penjualan produknya.
Di sisi lain, terdapat penerbit iklan (publisher) yang menampilkan iklan CPC di situs atau blognya dan mendapatkan uang untuk setiap klik yang dilakukan pengunjung situs atau blognya. Jaringan iklan CPC paling terkenal adalah Google Adwords.

CPA (cost-per-action)
Merepresentasikan suatu bentuk online advertising dimana si pengiklan (advertiser) akan membayar ketika pengunjung sebuah situs melakukan tindakan tertentu (misalnya ketika mereka berlangganan news letter atau membeli sebuah produk tertentu). Kebanyakan program affiliasi menggunakan skema CPA.

CPM (cost-per mille)
dimana mille berarti 1000 dalam bahasa Latin. CPM, dengan demikian berarti harga per 1000 impresi, dan ia merepresentasikan suatu bentuk online advertising dimana si pengiklan (advertiser) akan membayar harga tertentu ketika iklan banner atau iklan lain mereka ditampilkan setiap 1000 kali disebuah situs atau blog.

CSS (cascading style sheets)
Merupakan bahasa pemrograman yang dipergunakan untuk membuat halaman wes yang ditulis dengan kode HTML atau XHTML.
Kelebihan CSS adalah memungkinkan Anda untuk mengontrol tampilan halaman situs secara bersamaan dari lokasi yang sama (file CSS).

Digg
Situs social bookmarking paling terkenal di dunia. Pada dasarnya Digg adalah sebuah situs yang dihidupi oleh penggunanya, dimana anggota komunitas Digg memberikan vote terhadap sebuah artikel yang akan tampil di halaman depan situs tersebut. Bagi kebanyakan pemilik situs, tampil di halaman depan Digg adalah sebuah kebanggaan. Ia bisa memberikan ribuan pengunjung hanya dalam waktu sehari. Meskipun demikian, terdapat kontroversi terhadap kualitas traffic pengunjung yang datang dari Digg karena pengunjung biasanya jarang kembali lagi dan jarang meng-klik iklan.


Domain
Juga dikenal sebagai nama domain atau nama hosting domain, adalah nama situs atau blog yang tercatat di dalam dunia internet. Contoh nama domain adalah Yahoo.com.

Duplicate content
Konten hasil duplikasi (biasanya berupa teks/artikel) dalam sebuah situs atau blog. Mesin pencari (misalnya Google Search Engine) cenderung menjatuhkan penalti untuk situs atau blog dengan konten-konten hasil duplikasi.

Favicon
Kependekan dari "Favorite Icon", adalah sebuah ikon yang diasosiasikan dengan logo sebuah situs atau blog dan akan muncul pada bagian browser atau bagian bookmark. Favicon dimaksudkan untuk memudahkan mengidentifikasi sebuah situs atau blog.

Feed
Disebut juga feed web atau feed news, adalah sebuah format data yang digunakan di dunia internet untuk memudahkan penggunanya mendapatkan updates artikel dari situs atau blog favoritnya. Terdapat dua jenis format utama feed: RSS Feed dan Atom Feed.

Feed Count
Biasanya merujuk pada widget dari FeedBurner yang berfungsi memberikan laporan jumlah pelanggan RSS pada suatu situs atau blog.

FeedBurner
Sebuah perusahaan online milik Google yang menyediakan layanan RSS Feed. FeedBurner merupakan layanan gratis yang menyediakan RSS Feed dengan berbagai fitur menarik, dan memudahkan pemilik situs atau blog mengumpulkan data statistic RSS Feed situs atau blognya.

FTP (file transfer protocol)
FTP merupakan sebuah protocol jaringan yang digunakan untuk mentransfer data dari satu komputer ke komputer lainnya. Jika Anda menggunakan layanan perusahaan hosting, Anda membutuhkan FTP untuk mentransfer file situs Anda dari komputer Anda ke server perusahaan hosting tersebut.

Google Analytics
Sebuah layanan gratis dari Google yang memberi pemilik situs sejumlah informasi dan data statistik mengenai jumlah traffic dan pengunjung situsnya. Google Analytics juga dikenal sebagai salah satu layanan web paling terpercaya (layanan lain seperti Webalizer atau AWStats cenderung melebihkan angka dengan memasukkan traffic bukan-manusia ke dalam data yang dihasilkan).

Google Reader
RSS Reader paling populer di dunia internet. Google Reader merupakan aplikasi berbasis web yang memungkinkan para penggunanya untuk berlangganan dan mengelola RSS Feed situs atau blog tertentu. Karena saking populernya, banyak situs yang menampilkan badge khusus Google Reader agar pembacanya bias berlangganan RSS Feed melalui Google Reader.

Hotlinking
Juga dikenal dengan sebutan tautan inline dan pencuri bandwith, hotlinking merujuk pada praktek-praktek menggunakan obyek tertentu (seringkali berupa gambar) dari satu situs ke dalam situs yang lain. Meskipun praktek ini awalnya merupakan bagian dari desain besar dunia web, namun belakangan orang cenderung mengaitkannya dengan praktek penyalahgunaan. Ketika Anda melakukan hotlinking sebuah gambar yang ada di situs lain, misalnya, Anda telah "mencuri" bandwith situs tersebut dan kemungkinan besar juga telah melanggar hak ciptanya.

Linkbait
Segala macam konten (artikel, tools, kuis, video, gambar) yang dibuat dengan tujuan utama untuk menarik link ke situs yang bersangkutan. Kuantitas dan kualitas backlink adalah salah satu factor dibalik sistem algoritma mesin pencari Google, itulah alasan mengapa orang sangat memperhatikannya. Bahkan ada pemasar online yang mengkhususkan diri menciptakan cara promosi linkbait.

Movable Type
Sofware blogging yang diciptakan oleh Six Apart. Pada tahun 2007 Movable Type menjadi layanan blogging gratis (dikeluarkan dibawah ketentuan GPL atau General Public License).

Meta tags
Meta tags adalah kode-kode HTML yang ada di bagian halaman sebuah situs. Tidak seperti tag HTML yang lain, meta tags tidak muncul di halaman posting, sehingga kebanyakan pengunjung tidak pernah melihatnya. Meta tags yang berbeda memiliki fungsi yang berbeda, namun secara umum semuanya digunakan untuk memberikan informasi tambahan mengenai kondisi sebuah halaman situs kepada robot mesin pencari.

Niche
Dalam jargon dunia internet, niche merujuk kepada sebuah topik atau subyek tertentu. Kebanyakan situs mencakup satu atau lebih niche. Contoh-contoh niche misalnya adalah olahraga, gosip, humor dan keuangan. Beberapa niche dianggap lebih populer dan menguntungkan ketimbang yang lain.

Nofollow
Juga disebut sebagai tag nofollow, adalah sebuah tag yang disisipkan dalam kode link yang berfungsi untuk memerintahkan robot mesin pencari agar mereka tidak mengikuti link bersangkutan, dan karenanya tidak menganggapnya sebagai link yang sesungguhnya. Google dan mesin pencari yang lain merekomendasikan agar semua link berbayar menggunakan tag nofollow.

PageRank
Juga sering disebut Google PageRank, adalah sebuah sistem metrik yang digunakan oleh Google untuk menilai tingkat kepercayaan sebuah situs. Google PageRank memiliki nilai skala dari 0 hingga 10, dimana 10 adalah nilai tingkat kepercayaan tertinggi yang bisa Anda dapatkan. Terdapat algoritme yang rumit dibalik skala PageRank, namun faktor terpenting yang mempengaruhinya adalah jumlah dan kualitas backlink sebuah situs atau blog. Nilai PageRank (yang bisa dilihat menggunakan Google Toolbar) di-update setiap tiga bulan sekali.

Page Views
Juga biasa disebut impresi. Setiap kali pengguna internet membuka sebuah halaman situs tertentu, satu page view akan dihitung. Seorang pengguna internet, misalnya, bias mendapatkan sejumalh page views selama mengunjungi sebuah situs. Situs-situs populer bisa mendapatkan jutaan page views setiap bulannya.

PHP (poogramming hypertext processor)
sebuah bahasa pemrograman yang didesain untuk menciptakanhalaman web yang bergerak. Banyak situs (misalnya Digg.com) dibangun menggunakan PHP, seperti halnya beberapa platform blog (misalnya WordPress). Jika Anda seorang blogger atau web master, ada kemungkinan besar Anda akan menggunakan PHP.

Pillar article
Sebuah istilah yang pertama kali diciptakan oleh Yaro Starak, untuk merujuk sebuah artikel panjang dan terstruktur, berisi informasi atau sumber rujukan yang bermanfaat, yang dipublikasikan di blog. Artikel pilar sangat penting untuk membangun otoritas dan menarik traffic pengunjung ke blog Anda. Kedua faktor diatas dating dari blogger yang lain yang mendapatkan manfaat dari artikel pilar dan menautkan link ke artikel pilar tersebut.

Ping
Sebuah tool jaringan komputer yang digunakan untuk menguji apakah sebuah komputer atau hosting bisa dibuka di internet. Dalam jargon dunia blogger dan web master, ping juga berarti tindakan mengirimkan pesan jaringan ke suatu server untuk menginformasikan bahwa Anda telah meng-update blog atau situs Anda. Setiap kali Anda mempublikasikan sebuah posting artikel baru, sebagai contoh, Anda bisa melakukan ping ke mesin pencari untuk memberitahukan update yang Anda lakukan.

Pingback
Sebuah tool jaringan yang digunakan untuk memberitahu sebuah situs ketika seseorang menautkan link atau merujuk kepada situs tersebut. Kebanyakan platform blog mencatat pingback secara otomatis. Artinya, manakala seseorang menautkan link ke suatu artikel yang Anda tulis, link-nya akan muncul di bagian komentar blog Anda.

Pligg
Sebuah sofware open source yang memungkinkan penggunanya untuk membuat situs social bookmarking di situsnya. Situs paling terkenal yang menggunakan sofware Pligg adalah Sphinn.com.

Pro Blogger
Sebutan untuk seorang blogger profesional yang mendapatkan penghasilan melalui blog dan hidup dari income yang ia terima dari aktivitas blogging.

RSS (really simple syndication)
Suatu format yang digunakan untuk mengirimkan informasi dari sebuah situs dan halaman situs yang di-update secara berkala. Sebuah dokumen RSS (yang disebut feed) berisi ringkasan ataupun keseluruhan konten dari sebuah situs. Keuntungan terbesar menggunakan RSS adalah memungkinkan pengunjung sebuah situs untuk tetap berhubungan dengan situs-situs favorit mereka tanpa harus mengunjunginya secara online. Manakala Anda berlangganan sebuah RSS Feed, secara otomatis Anda akan menerima updates konten situs bersangkutan apabila situs tersebut mempublikasikan konten baru.

Scraper
Seseorang yang menyalin konten dari sumber lain (baik situs ataupun blog) dan mempublikasikannya di blognya sendiri, dengan atau tanpa memberikan kredit link, dan tanpa meminta izin kepada penulis aslinya. Scraper bisa dilakukan secara manual ataupun otomatis dan biasanya menggunakan tool scraping RSS Feed. Scraper jelas-jelas merupakan pelanggaran hak cipta.

Splog
Blog yang hanya digunakan untuk mempublikasikan kontenkonten spam. Splogs biasanya berisi teks yang dikopi dari sumber lain, dikombinasikan dengan link-link situs-situs obat-obatan terlarang, minuman keras dan judi.

SEO (search engine optimization)
SEO mencakup sejumlah aktivitas yang ditujukan untuk meningkatkan ranking sebuah situs di halaman hasil pencarian search engine (terutama Google). Ada dua jenis aktivitas yang dilakukan yaitu: optimisasi on-page, yakni mengoptimalkan penggunaan tag dan konten sebuah situs; dan optimisasi off-page, yakni mengoptimalkan faktor-faktor eksternal misalnya jumlah dan kualitas backlink, teknik-teknik promosi, dan lain-lain.

SERP (search engine results page)
Ketika Anda mencari sebuah kata kunci melalui Google search engine, Anda akan mendapatkan halaman 10 hasil pencarian yang sesuai dengan kata kunci yang Anda cari. Halaman itulah yang disebut SERP.

Social Bookmarking
Disebut juga social aggregators atau community bookmarking. Social Bookmarking adalah situs yang memungkinkan penggunanya untuk menemukan, mengirimkan, menyebarluaskan dan memberikan vote terhadap sebuah artikel dari internet. Situs social bookmarking paling populer adalah Digg.com, Reddit.com, StumbleUpon.com dan Del.icio.us.

Social Media
Sebuah istilah umum yang digunakan untuk mendefinisikan situs dan aplikasi web dimana terdapat unsur interaksi sosial didalamnya (dalam bentuk teks, gambar, suara, video atau gabungan dari semuanya).

Social Networks
Dalam dunia internet, istilah ini merujuk kepada sejumlah situs dan aplikasi, dimana tujuannya adalah untuk memberi kesempatan penggunanya yang memiliki sebuah minat yang sama untuk saling berhubungan, berinteraksi dan berbagi. Contoh popular situs social network adalah MySpace.com dan LinkedIn.com.

StumbleUpon
Situs social bookmarking populer yang bertujuan memampukan para penggunanya untuk menemukan situs-situs baru dan menarik. StumbleUpon bekerja dengan menggunakan browser toolbar yang memungkinkan penggunanya untuk memberikan vote dan meng-klik tombol “Stumble!” yang akan menampilkan sejumlah situs atau halaman situs berdasarkan pilihan penggunanya dan apa yang di-vote oleh pengguna lain.

Subscriber
Pengunjung situs atau blog yang berlangganan RSS feed sebuah situs ataupun berlangganan melalui email. Manakala situs tersebut di-update dengan konten baru, pelanggan tersebut akan menerima konten melalui RSS Reader ataupun email. Para web master dan blogger sangat memperhatikan jumlah pelanggan RSS karena ia merepresentasikan jumlah pembaca setia dan traffic pengunjung yang konstan.

Tag
Hampir sama dengan kategori, tag digunakan untuk mengklasifikasikan sebuah artikel atupun konten dalam sebuah situs. Tag bersifat lebih fleksibel ketimbang kategori dan biasanya digunakan dengan cara yang lebih spesifik. Satu artikel atau posting biasanya diberikan satu kategori besar dan banyak tag di dalamnya.

Technorati
Layanan mesin pencari blog, yang memberikan informasi tracking blog, tautan link dan posting dari seluruh dunia. Sangat populer meskipun beberapa tahun belakangan mulai kehilangan perhatian. Salah satu fiturnya yang paling terkenal adalah daftar Technorati Top 100, yang memberikan ranking 100 blog terpopuler di dunia berdasarkan jumlah link dari blog lain.

Twitter
Sebuah layanan social networking dan microblogging yang kini sangat populer. Pengguna Twitter dapat "mengikuti" pengguna yang lain untuk mendapatkan updates berita terbaru dari mereka. Setiap update hanya boleh berisi 140 karakter, dengan atau tanpa hiperlink.

Text Link Ads
Suatu bentuk layanan periklanan online dimana si pemasang iklan membeli sebuah link di situs lain dengan teks yang ia pilih sendiri dan biasanya tanpa tag nofollow. Praktek ini sangat populer hingga kemudian Google mulai memberi penalti situs-situs yang menjual ataupun membeli teks link dengan tujuan untuk meningkatkan hasil pencarian search engine.

Trackback
Sebuah tool networking, hampir sama dengan pingback, yang digunakan untuk memberi informasi kepada sebuah situs ketika seseorang menautkan link ke situs tersebut.

Unique visitor
Jumlah pengunjung manusia yang masuk ke sebuah situs dalam jangka waktu tertentu, Katakanlah 3 orang mengunjungi sebuah blog pada hari yang sama, 2 orang mengunjunginya dua kali dan masing-masing membuka 5 halaman blog. Maka pada hari tersebut, blog ini memiliki 3 unique visitors, 5 total visitors, dan 15 page views.

Viral Content
Konten yang menyebar dengan sangat cepat di dunia internet, seperti halnya virus flu dalam kehidupan nyata. Kontennya sendiri bisa berupa artikel, gambar, atau video, namun harus sangat lucu, kontroversial atau sangat bermanfaat sehingga orang merasa perlu untuk menulis tentangnya. atau memberitahu temannya mengenai hal tersebut.

WordPress
Software blogging paling populer di dunia internet, diciptakan oleh sebuah perusahaan yang bernama Automattic. WordPress mendapatkan popularitas terutama karena dukungan komunitasnya yang sangat aktif. Ada ribuan orang yang menyediakan template gratis, plugin dan dukungan terhadap pengembangan proyek WordPress.

WordPress Plugin
Kode-kode khusus yang dibuat dengan tujuan untuk mengembangkan kemampuan sebuah software, dalam hal ini adalah WordPress. Terdapat ribuan plugin WordPress yang telah dibuat, dengan fungsi yang sangat beragam.
URL (uniform resource locator)
URL mencakup nama domain dan protokol yang digunakan. Contoh URL adalah http://www.namadomain.com.

Viral Marketing
Sebuah teknik pemasaran untuk menyebarluaskan informasi dengan cepat menggunakan sarana email, blog dan kabar dari mulut ke mulut. Banyak situs sosial media dan situs social bookmarking juga dipergunakan sebagai sarana viral marketing. Many social news sites and social bookmarking sites also lead to secondary citations.

XML (extensible markup language)
Sebuah format teks sederhana dan sangat fleksibel yang diturunkan dari SGML, dan digunakan untuk memudahkan sindikasi informasi dengan menggunakan teknologi RSS.


Selengkapnya...

LAMPIRAN PERMENDIKNAS NO. 78 TENTANG KISI-KISI UJIAN NASIONAL

KISI-KISI UNAS 2009
MATAPELAJARAN BAHASA INDONSEIA (SMP)

Membaca dan memahami berbagai ragam wacana tulis (artikel, berita, opini/tajuk, tabel, bagan, grafik, peta, denah), berbagai karya sastra berbentuk puisi, cerpen, novel,dan drama.

Menentukan isi dan bagian suatu paragraf
Menentukan kritik terhadap isi bacaan
Menentukan isi dan penyajian teks berita, opini/tajuk
Menentukan kalimat fakta/pendapat
Menyimpulkan isi paragraf
Menentukan isi tajuk
Menyimpulkan isi grafik, tabel, bagan, peta, denah
Menentukan unsur intrinsik puisi
Menentukan unsur intrinsik cerpen
Menentukan perbedaan unsur intrinsik beberapa novel
Menentukan unsur intrinsik drama

2 Menulis karangan nonsastra dengan menggunakan kosakata yang bervariasi dan efektif dalam bentuk buku harian, surat resmi, surat pribadi, pesan singkat, laporan,
petunjuk, rangkuman, slogan dan poster, iklan baris, teks pidato, karya ilmiah, dan menyunting serta menulis karya sastra puisi dan drama.

Menulis catatan pengalaman pada buku harian
Menentukan isi pesan singkat sesuai konteks
Menulis/menentukan paragraf laporan
Menulis/melengkapi surat pribadi
Menulis/melengkapi surat resmi
Menulis/menentukan rangkuman
Menulis/menentukan slogan
Menulis/melengkapi petunjuk melakukan sesuatu
Menulis/melengkapi kutipan pidato
Menentukan unsur karya ilmiah (perumusan
permasalahan karya ilmiah, latar belakang karya ilmiah)
Menyunting kalimat, ejaan/tanda baca, pilihan kata
Menulis/melengkapi pantun
Menulis/melengkapi puisi
Menulis/melengkapi drama

Selengkapnya...

Soal prediksi UAN BIN 2009


Selengkapnya...

LESSON STUDY PENGEMBANGAN PROFESSIONAL GURU SECARA BERKELANJUTAN BERBASIS SEKOLAH
(*Diposting ulang oleh: Mbah Sukir, Ngawi)

Lesson study, yang dalam bahasa Jepangnya Jugyokenkyu, adalah proses pengembangan profesi inti yang dipraktikkan guru-guru di Jepang agar secara berkelanjutan mereka dapat memperbaiki mutu pengalaman belajar siswa dalam proses pembelajaran.


Lesson study, yang dalam bahasa Jepangnya Jugyokenkyu, adalah proses pengembangan profesi inti yang dipraktikkan guru-guru di Jepang agar secara berkelanjutan mereka dapat memperbaiki mutu pengalaman belajar siswa dalam proses pembelajaran. Praktik ini mempunyai sejarah panjang, dan secara signifikan telah membantu perbaikan dalam pembelajaran (teaching) dan pemelajaran/proses belajar (learning) siswa dalam kelas, juga dalam pengembangan kurikulum. Banyak guru sekolah dasar dan sekolah menengah di Jepang menyatakan bahwa lesson study merupakan salah satu pendekatan pengembangan profesi penting yang telah membantu mereka tumbuh berkembang sebagai profesional sepanjang karer mereka (Yoshida 1999).

Guru-guru Jepang menyelenggarakan lesson study dalam berbagai bentuk dan cara. Lesson study dilaksanakan sebagai bagian dari pengembangan profesi berbasis sekolah yang dikenal dengan nama Konaikenshu dan diselenggarakan menurut kelompok sekolah atau kelompok mata pelajaran. Lesson study juga dapat dilaksanakan antar sekolah. Di Jepang kegiatan lesson study dilaksanakan menurut wilayah (seperti, kecamatan, kabupaten, dsb.), kelompok guru (misalnya, kelompok guru mata pelajaran di sekolah dan kelompok). Lesson study juga menjadi bagian dari pendidikan guru di tahun pertama mereka bertugas, serta sebagai bagian dari kegiatan asosiasi maupun institusi pendidikan.

Lesson study terdiri dari tiga bagian utama: (1) identifikasi tujuan jangka panjang lesson study (research theme); (2) pelaksanaan sejumlah research lesson yang akan mengeks-plorasi implementasi research theme; dan (3) refleksi terhadapa proses lesson study, termasuk pembuatan laporan tertulis.

Identifikasi Research Theme (Tujuan Lesson Study)
Proses penetapan research theme (tujuan utama) untuk lesson study tertentu melibatkan diskusi awal di antara semua guru dalam tim. Proses ini biasanya dilakukan pada awal proses pelaksanaan lesson study. Research theme biasanya disusun dengan terlebih dulu mengidentifikasi kesenjangan antara kenyataan kemampuan belajar dan pemahaman siswa dengan harapan guru terhadap kemampuan siswa, berdasarkan pada data yang ada dan refleksi terhadap praktik pembelajaran di kelas. Selain itu, guru-guru mendiskusikan bagaimana mereka akan dapat menutup kesenjangan kinerja siswa itu. Melalui kegiatan ini, guru-guru mengembangkan research theme dan memanfaatkannya sebagai fokus upaya perbaikan dalam pelaksanaan kegiatan lesson study. Research theme juga digunakan untuk menentukan berhasil tidaknya suatu lesson study.

Sekolah Dasar Tsuta di Hiroshima, Jepang memilih research theme-nya “Meningkatkan kemampuan berfikir mandiri siswa, menemukan, dan belajar antar sesama siswa saat mereka sedang fokus pada pemecahan masalah dalam pelajaran matematika.” Untuk menetapkan research theme, sekolah mengadakan pertemuan guru dua kali. Semua tim guru dari berbagai kelas berbagi pandangan mereka tentang kondisi kemampuan belajar siswa, kelemahan siswa dalam belajar dan harapan mereka terhadap siswa. Kemudian guru-guru mengidentifikasi beberapa masalah umum yang dapat mereka sepakati untuk melakukan perbaikan kemampuan belajar siswa.

Kutipan dari disertasi doktoral Makoto Yoshida, Ph.D. berikut ini lebih jauh menjelaskan bagaimana guru Sekolah Dasar Tsuta menentukan research theme mereka:
“Siswa di sekolah ini ceria, patuh dan sangat antusias belajar. Namun, tampaknya mereka belum menguasai kecakapan berfikir mendalam mengenai suatu topik/ permasalahan, kecakapan mendengarkan dan memperhatikan komentar-komentar siswa lain, serta menghargai pendapat mereka. Selain itu, ketika anak-anak mencapai kelas lima dan enam, mereka cenderung semakin takut melakukan kesalahan di hadapan siswa lain. Sebagai akibat dari rasa takut ini, mereka menjadi kurang bergairah menjadi peserta aktif dalam proses belajar. Untuk mengatasi masalah ini, tim memutuskan memilih tujuan lesson study ”Meningkatkan kemam-puan siswa dalam berfikir mandiri, menemukan, dan saling belajar dari sesama siswa.” Mereka merasa bahwa dengan memilih topik ini mereka dapat menumbuhkan hasrat yang kuat dari masing-masing siswa untuk belajar (ketika mereka menghadapi mata pelajaran baru) dan mengajar (mereka meningkatkan kemampuan mereka belajar dari) gagasan-gagasan siswa lain dan dari kesalahan mereka sendiri (dan kesalahan orang lain), pada saat yang sama memperkuat rasa keberhasilan di antara semua siswa.” (Yoshida 1999)

Di Jepang, lesson study telah dilaksanakan pada mata pelajaran matematika dan banyak mata pelajaran lainnya. Beberapa contoh research theme (tujuan lesson study) pada beberapa mata pelajaran adalah:

* memberi fokus pada pembelajaran bahasa Jepang yang akan mematangkan kemampuan siswa berekspresi
* mengembangkan pembelajaran matematika dengan persiapan matang sehingga dapat memberi kepuasan kepada siswa dan membuat mereka menyukai kegiatan bermatematika sambil meningkatkan kemampuan mereka memandang masa depan secara positif dan berpikir kritis
* menggunakan kelas bahasa Jepang untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam menggeluti topik-topik yang mereka hadapi sehari-hari.
* membentuk perilaku siswa yang otonom serta penuh gairah hidup dengan cara mengembangkan kebugaran dan kesehatan fisik mereka.

Sekolah di Jepang biasanya menangani research theme dan mata pelajaran yang sama, matematika sebagai contoh, selama tiga sampai empat tahun. Ini terutama dalam setting konaikenshu, yang di dalamnya sekolah mencoba mengembangkan konsistensi dalam pembelajaran di seluruh sekolah untuk memperbaiki kemampuan belajar siswa. Seperti disebutkan terdahulu, research theme berjangka tiga tahun dari SD Tsuta adalah, “Meningkatkan kemampuan berfikir mandiri siswa, menemukan, dan belajar antar sesama siswa saat mereka sedang fokus dalam pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika.” Untuk mencapai tujuan besar ini, guru-guru biasanya menetapkan serang-kaian sub-tujuan, satu sub-tujuan setiap tahunnya, sambil menjaga research theme sebagai tujuan utama. Tahun pertama mungkin difokuskan pada peningkatan kecakapan pemahaman siswa dalam permasalahan kosakata. Tahun ke dua bisa fokus pada kecakapan presentasi dan mendengarkan, sedangkan tahun ke tiga untuk pengembangan kecakapan berdiskusi. Pendekatan step-by-step dalam pencapaian sub-tujuan ini dimak-sudkan agar research theme dapat tercapai secara utuh.

Pelaksanakan Research Lessons
Pada tahap persiapan dan kajian, sekelompok guru secara bersama membuat rencana rinci research lesson. Kelompok atau tim ini biasanya disebut tim perencana pembelajaran. Kelompok perencana pembelajaran biasanya terdiri dari empat sampai enam orang. Jika lesson study diselenggarakan dalam setting konaikenshu, guru-guru dibagi ke dalam sub-tim dan berfungsi sebagai tim perencana pembelajaran.

Untuk menyiapkan suatu research lesson, tim guru mendiskusikan berbagai masalah. Pertama, guru melihat pada pokok bahasan yang mereka kaji dan diskusikan:

* apa yang diajarkan dan bagaimana buku teks menyajikan suatu pokok bahasan (unit) pembelajaran
* bagaimana buku teks atau bahan ajar yang lain menyajikan unit tersebut dengan cara berbeda
* hubungan unit pelajaran dengan kurikulum
* pengetahuan yang sebelumnya sudah dipelajari siswa dan pemahaman siswa terhadap topik saat sekarang
* tujuan dan konsep matematika yang penting pada unit itu
* bagaimana kesesuaian research lesson dengan unit tersebut
* tujuan dari research lesson

Kemudian guru-guru membahas ciri-ciri khusus dari research lesson yang sedang mereka kembangkan. Berikut ini daftar topik yang sering mereka bahas:

* masalah yang akan menjadi fokus pelajaran
* bagaimana memulai pelajaran (bagaimana melibatkan dan membangkitkan minat siswa)
* pertanyaan utama yang akan diberikan untuk memacu berfikir anak
* antisipasi terhadap jawaban siswa dan respon guru
* perangkat pembelajaran dan manipulatif (media pembelajaran)
* handout (lembar kerja siswa) dan catatan-catatan penting
* pengorganisasian penggunaan papan tulis dan pemanfaatan media pembelajaran
* kemajuan, alur, dan keterpaduan (koherensi) pelajaran
* bagaimana dan di mana pelajaran diakhiri
* bagaimana pelajaran dievaluasi

Guru-guru sering membahas masalah-masalah lain bersamaan dengan pembahasan research lesson yang sedang mereka kembangkan. Sebagian topik bahasan mereka adalah:

* bagaimana menangani perbedaan individual anak
* bagaimana meningkatkan kecakapan siswa yang beragam dalam memecahkan soal-soal matematika (misalnya, menggambar diagram, tabel, dan grafik, mengu-rutkan dan mengkategorikan)
* bagaimana meningkatkan kecakapan-kecakapan siswa lainnya di samping pengetahuan mereka tentang matematika (misalnya, kecakapan mendengarkan dan kecakapan presentasi)
* jenis pengalaman belajar yang membantu siswa untuk mau terlibat, tertarik dan berkeinginan mendalami pelajarannya lebih lanjut
* persoalan-persoalan abstrak mengenai pendidikan matematika (misalnya, Apa yang kita ajarkan kepada siswa dengan mengajarkan mata pelajaran matematika?)

Dalam proses perencanaan pembelajaran, guru-guru mengembangkan research lesson tertulis yang rinci. Perencanaan research lesson tertulis merupakan komponen sangat penting dari proses lesson study. Proses penulisan rencana pelaksanaan pembelajaran itu sendiri akan membantu guru memperdalam pemikiran mereka mengenai masalah-masalah yang terkait. RPP research lesson merupakan rekaman tertulis dari kerja tim. Rencana itu juga berfungsi sebagai sarana komunikasi dengan guru-guru lain di dalam maupun di luar tim selama proses lesson study. Akhirnya, tim bisa berbagi RPP research lesson dengan pelaku-pelaku lesson study lain sehingga upaya tim dapat menjadi sumber inspirasi bagi orang lain dalam upaya memperbaiki pembelajaran (teaching) dan proses belajar siswa (learning).

Setelah rencana pelaksanaan pembelajaran tersusun, seorang guru dari anggota tim melaksanakan pembelajaran research lesson di kelasnya sementara anggota-anggota yang lain menjadi pengamat. Guru-guru dari luar tim perencana juga diundang agar dapat memberi saran-saran yang bermanfaat bagi perbaikan pelaksanaan pembelajaran.
Setelah pelajaran selesai, lalu diadakan sesi debrefing (refleksi) dan para pengamat merefleksi serta membahas pelaksanaan research lesson. Hal-hal yang mereka pelajari dari diskusi itu menjadi masukan berharga bagi penyempurnaan research lesson yang akan diimple-mentasikan di kelas yang lain. Kegiatan ini bersifat optional, namun sangat dianjurkan, terutama bagi pelaku lesson study pemula, karena pelaksanaan pembelajaran serta kegiatan pengamatannya dalam siklus yang pertama dapat membantu guru-guru untuk mengetahui bagaimana perencanaan yang telah mereka buat akan benar-benar bisa berhasil dilaksanakan di kelas sesungguhnya. Menyaksikan pelaksanaan pembelajaran di kelas juga memfasilitasi terjadinya diskusi yang lebih produktif untuk mengembangkan pelajaran yang lebih baik. Setelah dilakukan revisi research lesson, anggota yang lain dari tim itu mengajarkannya di kelas lain. Jumlah pengamat biasanya lebih banyak dalam pelaksanaan research lesson yang ke dua ini. Seorang penasehat dari luar (knowledgeable other) biasanya diundang pada kesempatan ini. Setelah pelajaran berakhir, kemudian dilaksanakan sesi debriefing untuk merefleksi dan membahas pelaksanaan research lesson. Akhirnya, RPP research lesson dan pemikiran-pemikiran yang dihasilkan dari diskusi itu disusun menjadi sebuah laporan tertulis.

Agar pelaksanaan debriefing berjalan lancar dan efektif, perlu ada seorang fasilitator dan notulen. Guru yang mengajar, tim pembuat RPP research lesson, fasilitator, notulen, dan penasehat dari luar biasanya duduk bersama dan berdiskusi dengan pengamat-pengamat lainnya. Sesi debriefing ini dimulai dengan refleksi terhadap pelaksanaan research lesson oleh guru yang melaksanakan pembelajaran. Guru tersebut berbagi pandangan tentang proses belajar siswa, kesulitan-kesulitan yang dihadapinya, keputusan-keputusan yang diambil yang menyimpang dari rencana semula, dan isu-isu penting lain yang ingin didiskusikannya bersama para peserta diskusi. Kemudian anggota-anggota tim penyusun RPP yang lain berbagi hasil pengamatan mereka. Dari refleksi guru-guru ini, fasilitator menyeleksi beberapa topik yang akan dijadikan fokus pembahasan, baru kemudian diskusi terbuka bagi semua peserta. Lima sampai sepuluh menit terakhir biasanya diperuntukkan bagi penasehat dari luar. Penasehat dari luar akan bertugas merangkum hasil diskusi dan memberikan saran-saran bermanfaat mengenai hal-hal yang dapat dijadikan pelajaran dari pengamatan research lesson itu bagi semua peserta.

Refleksi dan Perekaman
Untuk membuat ringkasan tentang kegiatan dan capaian tim lesson study serta membuat rekaman/laporan agar dapat dimanfaatkan di kemudian hari, sekolah mengumpulkan RPP research lesson yang telah dibuat sepanjang tahun, data serta catatan hasil observasi, sampel-sampel pekerjaan siswa, catatan hasil diskusi, dan refleksi mengenai kegiatan lesson study untuk dijadikan sebagai laporan akhir. Rekaman ini menjadi resources yang penting bagi para guru untuk memperbaiki praktik pembelajaran mereka di kemudian hari. Di Jepang sekolah-sekolah membuat laporan lesson study semacam ini yang kemudian disimpan di sekolah, di dewan pendidikan dan pusat-pusat pendidikan. Laporan-laporan ini seringkali dibagi-bagikan ketika ada penyelenggaraan lesson study open house dan dihadiahkan kepada tamu-tamu penting yang berkunjung ke sekolah. Di Jepang, guru-guru menerbitkan banyak buku studi kasus tentang lesson study, yang juga tersedia di toko-toko buku besar.

Jadwal Tahunan Lesson Study dalam Konaikenshu
Dalam setting konaikenshu, masing-masing sub-tim umumnya melaksanakan dua atau tiga siklus lesson study per tahunnya. Tim-tim perencana research lesson terlibat dalam siklus-siklus lesson study saat mereka tidak sedang sibuk dengan kegiatan sekolah. Mereka cenderung menghindari pelaksanaan lesson study ketika sekolah menyelenggara-kan event-event penting, tes, dsb. Ketika mereka punya cukup waktu, guru-guru biasanya terlibat secara intensif dalam kegiatan lesson study. Pada awal tahun, waktu untuk lesson study biasanya dimanfaatkan untuk merencanakan jadwal lesson study dan penetapan tujuan. Di akhir tahun, waktu dicadangkan untuk membuat ringkasan kegiatan-kegiatan lesson study. Terdapatnya banyak tim penyusun RPP research lesson yang berbeda memberi kesempatan lebih banyak kepada para guru untuk mengamati pelaksanaan pembelajaran yang disiapkan dengan matang serta terlibat dalam diskusi-diskusi pelaksanaan pembelajarannya. Guru-guru Jepang menyatakan bahwa setiap tahun mereka biasanya mepunyai kesempatan sekitar 10 kali melakukan observasi research lesson di maupun di luar sekolah mereka dan mendapat satu atau dua kesempatan mengajar di hadapan guru-guru lain sebagai bagian dari lesson study. Selain itu, mereka juga menyatakan bahwa lesson study dalam setting konaikenshu ini membantu guru-guru melaksanakan pembelajaran yang konsisten dan koheren bagi siswa di sekolah (Yoshida 1999).

Lesson Study Open House
Sesekali, sekolah-sekolah di Jepang membuka diri untuk umum guna memperlihatkan prestasi mereka dalam pelaksanaan lesson study. Tujuan lesson study open house adalah untuk berbagi capaian lesson study suatu sekolah dengan sekolah-sekolah lain dan berdiskusi dengan tamu-tamu undangan agar bisa belajar dari mereka. Biasanya, juga dilaksanakan sejumlah pembelajaran research lesson sementara para tamu bertindak sebagai pengamat. Lalu disusul dengan diskusi tentang pelaksanaan research lesson. Sekolah tuan rumah biasanya membuat booklet berisi RPP research lesson disertai brosur yang memberi gambaran tentang keadaan sekolah serta hasil-hasil dari pelaksanaan lesson study. Guru-guru setempat yang cukup berpengaruh, widyaiswara, dan profesor dari perguruan tinggi sering diundang sebagai knowledgeable other (penasehat dari luar) untuk menyampaikan perspektif mereka tentang pencapaian pelaksanaan lesson study di sekolah itu.

Ciri-ciri Utama Lesson Study
Lesson study memberi kesempatan nyata kepada para guru menyaksikan pembelajaran (teaching) dan pemelajaran atau proses belajar siswa (learning) di ruang kelas. Lesson study membimbing guru untuk memfokuskan diskusi-diskusi mereka pada perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan, dan refleksi pada praktik pembelajaran di kelas. Dengan menyaksikan praktik pembelajaran yang sebenarnya di ruang kelas, guru-guru dapat mengembangkan pemahaman atau gambaran yang sama tentang apa yang dimaksud dengan pembelajaran efektif, yang pada gilirannya dapat membantu siswa memahami apa yang sedang mereka pelajari.

Karakteristik unik yang lain dari lesson study adalah bahwa lesson study menjaga agar siswa selalu menjadi detak jantung kegiatan pengembangan profesi guru. Lesson study memberi kesempatan pada guru untuk dengan cermat meneliti proses belajar serta pemahaman siswa dengan cara mengamati dan mendiskusikan praktik pembelajaran di kelas. Kesempatan ini juga memperkuat peran guru sebagai peneliti di dalam kelas. Guru membuat hipotesis (misalnya, jika kami mengajar dengan cara tertentu, anak-anak akan belajar) dan mengujinya di dalam kelas bersama siswanya. Kemudian guru mengumpul-kan data ketika melakukan pengamatan terhadap siswa selama berlangsungnya pelajaran dan menentukan apakah hipotesis itu terbukti atau tidak di kelas.

Ciri lain dari lesson study adalah bahwa ia merupakan pengembangan profesi yang dimotori guru. Melalui lesson study, guru dapat secara aktif terlibat dalam proses perubahan pembelajaran dan pengembangan kurikulum. Selain itu, kolaborasi dapat membantu mengurangi isolasi di antara sesama guru dan mengembangkan pemahaman bersama tentang bagaimana secara sistematik dan konsisten memperbaiki proses pembelajaran dan proses belajar di sekolah secara keseluruhan. Selain itu, lesson study merupakan bentuk penelitian yang memungkinkan guru-guru mengambil peran sentral sebagai peneliti praktik kelas mereka sendiri dan menjadi pemikir dan peneliti yang otonom tentang pembelajaran (teaching) dan pemelajaran atau proses belajar siswa (learning) di ruang kelas sepanjang hidupnya.

Selengkapnya...

KURIKULUM PAUD; ANTARA ADA DAN TIADA
Oleh : Sukir, S.Pd, M.Pd
Guru SMPN 2 Bringin Ngawi


PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) menjadi sangat penting mengingat potensi kecerdasan dan dasar-dasar perilaku seseorang terbentuk pada rentang usia ini. Sedemikian pentingnya masa ini sehingga usia dini sering disebut the golden age (usia emas)
KURIKULUM PAUD; ANTARA ADA DAN TIADA
Oleh : Sukir, S.Pd, M.Pd
Guru SMPN 2 Bringin Ngawi


PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) menjadi sangat penting mengingat potensi kecerdasan dan dasar-dasar perilaku seseorang terbentuk pada rentang usia ini. Sedemikian pentingnya masa ini sehingga usia dini sering disebut the golden age (usia emas). Namun demikian, kita memahami bahwa PAUD selama ini kurang mendapat perhatian yang serius baik dari masyarakat maupun pemerintah. Eksistensi PAUD selama ini hanya dipandang sebagai ’tempat penitipan anak’ yang akibatnya tidah banyak yang diharapkan oleh masyarakat selain menitipkan anaknya saja.
Apapun dalihnya, pendidikan anak usia dini atau pendidikan prasekolah harus tetap diperhatikan. Oleh karena itu, kiranya yang perlu dipahamkan adalah bagaimana PAUD ini bisa berjalan terstruktur, terprogram ataupun terencana secara sistematis. Dengan kata lain (maaf.....) PAUD saat ini kurang berjalan sesuai dengan kurikulum TK/RA yang sudah ada, sehingga tidak bisa disalahkan jika mucul asumsi bahwa sekolah TK itu sama dengan ’tempat penitipan anak’.
Untuk menghilangkan asumsi tersebut maka upaya peningkatan kualitas pendidik perlu ditingkatkan. Sebab, secara realitas hampir 80% pendidik pada lembaga PAUD belum memiliki kompetensi yang relevan dengan PAUD. Hal tersebut bisa tampak dengan jelas ketika kita membuka Data Base tenaga kependidikan yang langsir oleh BKN, rata-rata tenaga pendidik anak usia dini kita saat ini berasal dari SMP, SMA, SMEA dan yang sederajad. Padahal kalau mengacu pada kurikulum PAUD (kedepan) disebutkan bahwa kompetensi pendidik anak usia dini diharapkan memiliki kualifikasi akademik sekurang-kurangnya Diploma Empat (D-IV) atau Sarjana (S1) di bidang pendidikan anak usia dini, kependidikan lain, atau psikologi; dan memiliki sertifikasi profesi guru PAUD atau sekurang - kurangnya telah mendapat pelatihan pendidikan anak usia dini.
Rendahnya kualitas pendidik jelas akan berpengaruh pada proses atau kegiatan belajar mengajar di sekolah. Anak-anak kita memerlukan perhatian lebih, yang tidak hanya ”bagaimana anak tidak menangis jika ditinggal bapak/ibunya pergi kerja, bagaimana bisa menyanyi balonku ada lima dan sebagainya”. Aspek perkembangan mereka memerlukan sentuhan ilmu-ilmu yang secara khusus harus dimiliki oleh seorang pendidik yang notabene hanya dapat diperoleh melalui pendidikan yang relevan. Bagaimanapun baiknya rambu-rambu yang dijadikan acuan dalam penyusunan kurikulum dan silabus (rencana pembelajaran) pada tingkat satuan pendidikan anak usia dini jika tidak bisa dipahami, tidak bisa diterjemahkan dan tidak bisa diaplikasikan maka hal tersebut akan sia-sia saja.
Untuk itulah, kepada pemerintah yang dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota hendaknya memperhatikan kualitas para pendidik pada lembaga-lembaga PAUD yang tersebar di seluruh dusun, desa maupun kota. Mereka memerlukan perhatian untuk mengembangkan dirinya sehingga memahami ”ilmu mendidik anak usia dini” secara benar. Tanpa kualitas sumber daya yang tinggi maka keberadaan kurikulum pendidikan anak usia dini yang telah digagas dan rancang oleh para pakar pendidikan itu bisa dikatakan antara ada dan tiada karena meskipun ada akan tetapi keberadaanya tidak mampu diterjemahkan oleh para pendidiknya. Semoga bermanfaat.


Selengkapnya...

SUBTANSI KURIKULUM PENDIDIKAN PRASEKOLAH
Pendidikan prasekolah adalah pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak didik di luar lingkungan keluarga sebelum memasuki pendidikan dasar, yang diselenggarakan di jalur pendidikan sekolah atau di jalur pendidikan luar sekolah (PP 27/1990).
Pendidikan prasekolah adalah pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak didik di luar lingkungan keluarga sebelum memasuki pendidikan dasar, yang diselenggarakan di jalur pendidikan sekolah atau di jalur pendidikan luar sekolah (PP 27/1990). Mengingat pentingnya pendidikan prasekolah, maka diharapkan semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat ikut bertanggungjawab akan keberhasilannya sebab selama ini hampir-hampir pemerintah melepas tanggungjawabnya (misalnya jumlah TK negeri di kabupaten yang baru satu atau dua saja, guru-guru TK yang berstatus negeri bisa dihitung dan masih banyaknya tingkat pendidikan guru TK yang belum memiliki kualifikasi pendidik anak TK, dan lain sebagainya)
Terlepas dari realitas tersebut tentunya kita tidak lantas patah semangat untuk mendidik anak-anak bangsa, buah hati dan tunas-tunas intelektual yang sangat kita sayangi. Dan oleh karenanya, dengan maraknya lembaga pendidikan kita yang saat ini gencar-gencarnya menyusun KTSP maka handaknya beberapa lembaga pendidikan prasekolah yang ada ini juga mampu menyusun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (KTSPAUD) yang kapabel. Artinya saat ini kita membutuhkan juga KTSPAUD yang memiliki orientasi pada karakteristik anak usia dini.
Dari pentingnya KTSPAUD tersebut, kiranya kepada para tim penyusun perlu memehami subtansi kurikulum pendidikan anak usia dini atau pendidikan prasekolah itu sendiri. Untuk itulah berikut akan kami sampaikan beberapa subtansi/isi dari kurikulum pendidikan prasekolah yang penting untuk diperhatikan, di antaranya:
1. Dunia anak adalah bermain
Kuriklum diharapkan mampu merujuk pada prilaku individu untuk berfikir dan bertindak imajinatifdan penuh daya hayal melalui kegiatan bermain.
2.Menyentuh segala aspek perkembangan
Kuriklum hendaknya mampu memberi sentuhan empiris sehinga mampu menyentuh aspek fisik, kognitif, emosi, sosial, dan bahasa anak
3.Menghargai perbedaan individu
Kurikulum hendaknya mampu memberi inspirasi pada pengembangan sikap anak untuk senantiasa menghargai perbedaan individu.
4.Mengembangkan harga diri
Kurikulum hendaknya mampu mengembangkan harga diri anak dengan senantiasa merujuk pada kekurangan sekaligus kelebihannya.
5.Non diskrimatif (ras, agama, suku, gender)
Kurikulum hendaknya memberikan ruang yang sama sehingga anak akan mendapatkan peluang yang luas dalam mengembangkan kegiatan bermainnya.
6.Melibatkan lingkungan tumbuh anak
Kuriklum hendaknya memberikan porsi baik orang tua, keluarga, maupun masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam pendidikan maupun tumbuh kembang anak
7.Bebas tanpa paksaan
Kurikulum hendaknya mampu merangsang anak untuk berani mengekspresikan dirinya secara bebas tanpa tekanan baik dari pihak guru maupun orang tua sehingga anak akan menjadi kreatif.
8.Aman dan melindungi
Kurikulum hendaknya mampu memberikan alternative tindakan pada anak sehingga akan merasa bebas dan tidak takut untuk mengebangkan kreativitasnya.
Dengan memperhatikan beberapa subtansi/isi kuriklum tersebut diharapkan akan tercipta suatu KTSPAUD yang benar-benar terciri keunikan dunia anak namun tetap mampu mengembangkan potensi anak didik kita. Amien.


Selengkapnya...